Pengertian Asuransi Kecelakaan

Asuransi kecelakaan adalah salah satu jenis asuransi umum (kerugian) yang memberikan uang pertanggungan (UP) apabila terjadi risiko cacat tetap total atau meninggal dunia akibat kecelakaan. Selain memberikan UP, produk asuransi online ini juga menanggung biaya perawatan yang disebabkan oleh kecelakaan, baik yang terjadi di tempat kerja atau di jalan ketika sedang berkendara dan bepergian.

Dengan adanya asuransi kecelakaan ini, tentunya Anda tidak perlu khawatir kondisi finansial akan terguncang akibat mahalnya biaya perawatan atau bahkan kehilangan pemasukan akibat ditinggal tulang punggung keluarga akibat kecelakaan.

Manfaat Asuransi Kecelakaan

Manfaat asuransi kecelakaan terdiri atas santunan meninggal dunia, santunan cacat tetap, dan biaya perawatan. Berikut penjelasan singkat dari masing-masing manfaatnya:

1. Santunan Meninggal Dunia

Santunan tunai akan diberikan jika tertanggung mengalami risiko meninggal dunia akibat kecelakaan. Santunan atau uang pertanggungan tersebut akan diserahkan kepada ahli waris. Berikut ini beberapa syarat pemberian santunan meninggal dunia:

  • Tertanggung meninggal dunia dalam batas waktu 12 bulan sejak terjadinya kecelakaan
  • Hilang dan tidak ditemukan dalam kurun waktu 60 hari sejak terjadinya kecelakaan

2. Santunan Cacat Tetap/Total

Selain meninggal dunia, santunan tunai atau uang pertanggungan juga dapat dicairkan jika tertanggung mengalami cacat tetap akibat kecelakaan. Berikut ini tabel persentase cacat tetap / total yang umumnya diterapkan perusahaan asuransi:Lihat Tabel Presentase

UraianTabel persentase
Lengan kanan mulai dari sendi bahu60%
Lengan kiri mulai dari sendi bahu50%
Lengan kanan mulai dari atasnya sendi siku50%
Lengan kiri mulai dari atasnya sendi siku40%
Tangan kanan mulai dari atasnya pergelangan tangan40%
Tangan kiri mulai dari atasnya pergelangan tangan 30%
Satu kaki mulai dari lutut sampai pangkal paha50%
Satu kaki mulai dari mata kaki sampai lutut25%
Ibu jari tangan kanan15%
Ibu jari tangan kiri10%
Jari telunjuk tangan kanan10%
Jari telunjuk tangan kiri8%
Jari kelingking tangan kanan8%
Jari kelingking tangan kiri6%
Jari tengah atau manis tangan kanan5%
Jari tengah atau manis tangan kiri4%
Satu ibu jari kaki8%
Satu jari kaki lainnya5%
Sebelah mata50%
Pendengaran pada kedua belah telinga50%
Pendengaran pada sebelah telinga25%
Sebelah daun telinga secara keseluruhan5%

3. Pertanggungan Biaya Perawatan

Apabila tertanggung mengalami kecelakaan dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, maka perusahaan asuransi akan menanggung biaya tagihan pengobatan tersebut. Untuk besarannya akan disesuaikan dengan polis yang dimiliki oleh tertanggung.

Asuransi Kecelakaan Diri Terbaik di Indonesia 2022

Saat ini ada cukup banyak pilihan polis asuransi kecelakaan diri yang bagus di Indonesia. Untuk memudahkan calon nasabah dalam memilih, yuk simak 12 rangkuman polis terbaik dengan premi bersahabat!

1. Asuransi Kecelakaan Adira (Zurich)

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Adira Proteku (Zurich Proteku)
  • Premi mulai Rp100 ribu per tahun
  • Usia masuk tertanggung: 17-60 tahun
  • Usia pemegang polis: min. 17 tahun
  • Pertanggungan kecelakaan untuk tertanggung dan pasangan
  • Pertanggungan kerugian pada aset rumah dan perabotannya
  • Santunan meninggal dunia Rp20 juta
  • Santunan cacat tetap Rp20 juta
  • Santunan kebakaran rumah Rp5 juta
  • Santunan pencurian di rumah Rp1 juta

2. Asuransi Kecelakaan Sinar Mas

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Simas Jiwa SIJI Secure 1
  • Premi mulai Rp284 ribu per tahun
  • Usia masuk tertanggung: 0,5-69 tahun
  • Usia pemegang polis: 18-69 tahun
  • Bisa double claim
  • Santunan kecelakaan meninggal dunia Rp200 juta

3. Asuransi Kecelakaan Diri Great Eastern Life

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Asuransi Personal Accident Supreme
  • Premi mulai Rp165 ribu per tahun
  • Usia masuk tertanggung: 15-60 tahun
  • Usia pemegang polis: 21-60 tahun
  • Diskon premi keluarga: 10 persen
  • Masa tunggu: 3 hari
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan Rp100 juta
  • Santunan cacat tetap total dan sebagian akibat kecelakaan
  • Santunan biaya pemakaman dan sertifikat kematian
  • Pertanggungan biaya perawatan medis dan pengobatan alternatif

4. Asuransi Kecelakaan Diri Takaful

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Takaful Asuransi Kecelakaan Diri dan Hospital
  • Asuransi yang dikelola dengan prinsip syariah
  • Usia masuk tertanggung: 17-40 tahun
  • Usia pemegang polis: 17-40 tahun
  • Masa tunggu: 30 hari
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan Rp20 juta
  • Santunan cacat tetap akibat kecelakaan Rp200 juta
  • Pertanggungan biaya pengobatan cedera akibat kecelakaan
  • Pertanggungan rawat inap maks. 5 hari

5. Asuransi Kecelakaan BRI

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: BRI Life Acci Care
  • Usia masuk tertanggung: 18-64 tahun
  • Usia pemegang polis: 18-64 tahun
  • Tidak ada masa tunggu
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sampai Rp1 miliar
  • Santunan cacat tetap total dan sebagian akibat kecelakaan sampai Rp1 miliar
  • Santunan rawat inap
  • Santunan biaya operasi atau pembedahan
  • Santunan meninggal dunia akibat sakit

6. Asuransi Kecelakaan Diri ACA

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: ACA AsuransiKu
  • Premi mulai Rp50 ribu per tahun
  • Produk asuransi mikro berbentuk voucher yang bisa dibeli di Pegadaian
  • Usia masuk tertanggung: 17-64 tahun
  • Santunan kecelakaan meninggal dunia dan santunan cacat tetap Rp30 juta

7. Asuransi Kecelakaan Diri Allianz

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Allianz Personal Care
  • Harga premi mulai Rp400 ribu per tahun
  • Usia masuk mulai 15 hari hingga 60 tahun
  • Polis dapat diperpanjang hingga tertanggung berusia 65 tahun
  • Santunan meninggal dunia atau cacat akibat kecelakaan Rp50 juta
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan menggunakan kendaraan umum hingga Rp100 juta
  • Pertanggungan biaya rumah sakit hingga Rp5 juta
  • Pertanggungan biaya pengobatan alternatif Rp150 ribu
  • Pertanggungan biaya pemakaman hingga Rp500 ribu
  • Pertanggungan rawat inap Rp75 ribu per hari
  • Ganti rugi tanggung jawab hukum pihak ketiga Rp750 ribu

8. Asuransi Kecelakaan Cigna

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Cigna Proteksi Diri Ekstra
  • Premi mulai Rp205 ribu per bulan
  • Usia masuk tertanggung: 18-60 tahun
  • No claim bonus: 75 persen
  • Diskon premi tahunan: 10 persen
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan sampai Rp1 miliar
  • Pertanggungan biaya perawatan medis akibat kecelakaan sampai Rp1 juta
  • Pertanggungan biaya ambulans

9. Asuransi Kecelakaan Diri AIA

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: AIA Group Personal Accident
  • Pendaftaran minimal 10 orang tertanggung
  • Usia masuk 17-59 tahun
  • Santunan meninggal dunia dan cacat tetap akibat kecelakaan
  • Pertanggungan biaya perawatan medis akibat kecelakaan

10. Asuransi Kecelakaan Diri Askrindo

Manfaat Pertanggungan

  • Santunan duka apabila tertanggung meninggal dunia
  • Santunan apabila tertanggung mengalami cacat tetap total atau cacat tetap sebagian
  • Santunan atas biaya perawatan atau pengobatan
  • Penggantian biaya atas pemulangan jenazah dari tempat kejadian kecelakaan
  • Penggantian biaya pemakaman
  • Penggantian biaya ambulans
  • Penggantian biaya pengurusan dokumen

11. Asuransi Kecelakaan Diri AXA Mandiri

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: AXA Mandiri Proteksi Diri
  • Manfaat santunan meninggal dunia akibat kecelakaan
  • Manfaat santunan cacat tetap akibat kecelakaan
  • Menanggung nasabah hingga usia 60 tahun

12. Asuransi Kecelakaan Prudential

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: PRUPersonal Accident Death and Disablement (rider)
  • Harus membeli polis dasar PRULink Generasi Baru
  • Memberikan manfaat uang pertanggungan sebesar 300 persen jika mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia akibat kecelakaan

13. Asuransi Kecelakaan Diri AXA

Manfaat Pertanggungan

  • Santunan meninggal dunia karena kecelakaan
  • Santunan cacat tetap total akibat kecelakaan
  • Masa pertanggungan 1 tahun dan bisa diperpanjang

14. Asuransi Kecelakaan Diri Askrida Syariah

Manfaat Pertanggungan

  • Santunan kematian akibat keracunan karena menghirup gas atau uap beracun
  • Santunan kematian bila terjangkit virus atau kuman penyakit
  • Santunan akibat mati lemas atau tenggelam
  • Santunan cacat tetap total/cacat sementara akibat kecelakaan
  • Biaya perawatan akibat kecelakaan

15. Asuransi Kecelakaan BRINS

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Asuransi Kecelakaan Diri BRINS
  • Berlaku untuk nasabah yang memiliki pinjaman di BRI
  • Jaminan atas risiko kematian akibat kecelakaan
  • Jaminan atas risiko cacat tetao sebagian atau seluruh tubuh akibat kecelakaan
  • Jaminan biaya perawatan akibat kecelakaan.

16. Asuransi Kecelakaan Chubb

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Asuransi Kecelakaan Diri Chubb
  • Santunan meninggal dunia
  • Santunan cacat tetap total dan sebagian
  • Santunan biaya perawatan setelah kecelakaan hingga 30 hari

17. Asuransi Kecelakaan Diri FWD

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Asuransi Kecelakaan Diri Bebas Aksi
  • Uang pertanggungan Rp100 juta-Rp1 miliar
  • Premi mulai Rp33 ribu per bulan
  • Perlindungan di seluruh dunia
  • Pendaftaran hingga klaim dapat dilakukan online
  • Usia masuk 18-65 tahun, tapi perlindungan dapat diperpanjang hingga usia 70 tahun
  • Jaminan kecelakaan untuk berbagai aktivitas termasuk saat nonton konser, traveling, hingga olahraga ekstrem

18. Asuransi Kecelakaan  Kerja Diri Taspen Life

Manfaat Pertanggungan

  • Nama polis: Taspen Group Personal Accident
  • Jaminan perlindungan atas risiko kecelakaan saat kerja maupun di luar jam kerja
  • Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan
  • Santunan cacat tetap atau total akibat kecelakaan
  • Ganti rugi biaya pengobatan kecelakaan

Perbedaan Asuransi Kecelakaan dengan Jenis Asuransi Lainnya

Jika dilihat manfaatnya, asuransi kecelakaan memang serupa dengan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan yang juga menanggung biaya perawatan kesehatan serta santunan meninggal dunia jika terjadi kecelakaan.

Namun, manfaat yang diberikan asuransi kecelakaan hanya terbatas pada risiko kecelakaan saja. Jadi polisnya tidak menanggung risiko medis karena itu secara umum preminya lebih murah.

Jenis Asuransi Kecelakaan

Setelah mengetahui manfaat asuransi kecelakaan, penting juga untuk memahami jenis-jenisnya agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing nasabah. Berikut beberapa jenis asuransi kecelakaan yang tersedia:

1. Asuransi Kecelakaan Diri

Pengertian asuransi kecelakaan diri (personal accident) adalah produk asuransi yang memberikan proteksi kepada tertanggung dari berbagai risiko kecelakaan yang mungkin saja terjadi.  Adapun risiko yang ditanggung produk asuransi kecelakaan diri meliputi:

  • Meninggal dunia
  • Cacat tetap / sementara
  • Cedera akibat kecelakaan, baik berat ataupun ringan

Manfaat yang diberikan asuransi kecelakaan diri mengacu pada Polis Standar Asuransi Kecelakaan Diri Indonesia (PSAKDI). Beberapa hal yang tidak ditanggung PSAKDI adalah kecelakaan akibat kesengajaan.

Produk asuransi kecelakaan diri tersedia untuk tertanggung:

  • Individu: Hanya ditujukan untuk satu orang tertanggung saja
  • Kelompok: Ditujukan untuk grup atau maksimal peserta 25 orang (tergantung kebijakan setiap perusahaan asuransi)
  • Keluarga: Ditujukan untuk seluruh anggota keluarga, mulai dari ayah, ibu, dan anak

2. Asuransi Kecelakaan Kerja

Asuransi kecelakaan kerja adalah jenis asuransi kecelakaan yang ditujukan untuk karyawan atau pekerja suatu perusahaan. Asuransi kecelakaan kerja akan memberikan uang pertanggungan atau santunan meninggal dunia jika tertanggung karyawan mengalami kecelakaan saat bekerja atau dalam perjalanan ke tempat kerja. Premi asuransi kecelakaan kerja berkisar mulai dari Rp100 – Rp400 ribuan per tahun.

Manfaat yang diberikan oleh asuransi kecelakaan kerja ini berupa:

  • Pertanggungan biaya perawatan
  • Santunan meninggal dunia
  • Santunan beasiswa untuk dana pendidikan anak (bila ada)
  • Tunjangan selama istirahat kerja

Karena manfaatnya itu, jenis asuransi ini sangat cocok untuk nasabah perusahaan di bidang pekerjaan yang tinggi risiko kecelakaan, seperti konstruksi alat berat, pabrik, atau pengelola gedung tinggi.

3. Asuransi Kecelakaan Pesawat

Asuransi kecelakaan pesawat adalah asuransi yang memberikan santunan jika penumpang pesawat mengalami kecelakaan. Pada dasarnya, ada tiga pihak yang bertanggung jawab memberikan santunan, yaitu:

  • Maskapai pesawat
  • PT Jasa Raharja
  • Pemerintah

Bentuk pertanggungan yang diberikan pada asuransi kecelakaan pesawat ini adalah santunan meninggal dunia yang akan diberikan pada ahli waris. Selain itu, asuransi ini juga memberikan santunan cacat tetap sesuai dengan manfaat yang tertulis dalam polis.

4. Asuransi Kecelakaan Lalu Lintas

Asuransi kecelakaan lalu lintas atau lebih dikenal dengan istilah asuransi sosial kecelakaan penumpang adalah jenis asuransi yang akan memberikan uang santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Risiko yang ditanggung oleh asuransi ini adalah risiko meninggal dunia, cacat tetap, atau cedera akibat kecelakaan.

Asuransi kecelakaan lalu lintas masuk dalam kategori produk asuransi sosial kecelakaan penumpang milik negara yang dikelola oleh Asuransi Jasa Raharja. Berikut besaran santunan kecelakaan lalu lintas:

  • Santunan kecelakaan meninggal dunia: Rp50 juta
  • Santunan cacat tetap: maks. Rp50 juta
  • Santunan biaya perawatan medis: maks. Rp20 juta (angkutan laut), Rp25 juta (angkutan udara)
  • Penggantian biaya penguburan jika tidak punya ahli waris: Rp4 juta
  • Penggantian biaya P3K: Rp1 juta
  • Penggantian biaya ambulans: Rp500 ribu

Asuransi kecelakaan lalu lintas sendiri dibagi menjadi tiga kategori, yaitu:

  • Asuransi kecelakaan diri
  • Asuransi kecelakaan motor
  • Asuransi kecelakaan mobil

Produk asuransi ini hadir karena tingginya angka kecelakaan bahkan kematian yang terjadi di jalan raya dan jalan tol.

Apakah Manfaat BPJS Saja Tidak Cukup?

Pada dasarnya, risiko kecelakaan kerja sudah masuk dalam perlindungan jaminan sosial yang bersifat wajib, yaitu BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Hanya saja, manfaat kecelakaan kerja dari BPJS terbilang kurang lengkap.

Contohnya, asuransi kecelakaan kerja menanggung risiko tidak hanya kejadian saat bekerja saja, tapi juga risiko kecelakaan apa pun yang berkaitan dengan pekerjaan. Misal, kecelakaan saat menuju tempat meeting di jam kerja.